Advertisement

DIY kembangkan pembelajaran bahasa jawa berbasis teknologi

Yogyakarta ( ) – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta mengembangkan konsep pembelajaran bahasa Jawa dengan memanfaatkan teknologi yang berbasis kearifan lokal.

“Dengan demikian, peserta didik tetap memiliki akar budaya lokal meskipun mempunyai visi dan misi teknologi,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kadarmanta Baskara Aji di Yogyakarta, Senin.

Di sela pembukaan “Lomba Ki Hajar (Kita Harus Belajar)” di Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Tekkomdik) DIY, Aji mengatakan Disdikpora DIY melalui Balai Tekkomdik DIY mengembangkan inovasi berbagai aplikasi pembelajaran bahasa Jawa.

Menurut dia, pengembangan inovasi itu dilakukan karena saat ini generasi muda di Indonesia lebih banyak menjadi pengguna teknologi asing. Mereka latah menggunakan teknologi tanpa bisa membuat inovasi.

“Oleh karena itu, anak-anak perlu diajari sejak dini menggunakan teknologi yang baik dan memilah secara tepat. Melalui berbagai aplikasi yang dikembangkan Balai Tekkomdik DIY itu diharapkan teknologi dapat dimanfaatkan secara tepat,” katanya.

Kepala Balai Tekkomdik DIY Singgih Rahardja mengatakan “Lomba Ki Hajar” diselenggarakan sebagai bentuk kampanye pemanfaatan teknologi secara tepat kepada generasi muda.

Menurut dia, kegiatan itu diikuti 1.100 siswa dari seluruh jenjang pendidikan, yakni SD, SMP, dan SMA. Kegiatan itu berupa lomba yang terdiri atas lomba utama dan lomba pendukung.

“Lomba utama berupa kuis tentang berbagai mata pelajaran secara online, sedangkan lomba pendukung meliputi lomba poster, edu movie, penyiar, teka teki silang Bahasa Jawa, wasis, kaligrafi, aplikasi hanacaraka, dan reportase bahasa Jawa,” katanya.

edukasi antara

Related Sites

OK