Advertisement

Pendidikan tinggi Amerika Serikat terbuka lebar bagi Indonesia

Jakarta ( ) – Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Robert Blake Jr, mengajak masyarakat Indonesia lebih tertarik mengenyam pendidikan pascasarjana di Amerika Serikat.

“Saya berharap lebih banyak mahasiswa Indonesia belajar di Amerika Serikat, dan sekaligus mampu mempererat kedekatan hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat,” kata Blake Jr usai membuka Pameran Sekolah Pascasarjana Amerika Serikat 2015, di Jakarta, Sabtu.

Dia mengatakan Amerika Serikat memiliki pendidikan terbaik di dunia yang menonjol di semua aspek bidang studi.

Tantangan terbesar bagi mereka yang tertarik untuk sekolah ke Amerika Serikat, kata Blake Jr, adalah pemilihan sekolah yang tepat dan program beasiswa yang dapat menunjang kehidupan akademik.

Selain itu, dia juga mengatakan masyarakat Indonesia kebanyakan masih enggan bersekolah ke Amerika Serikar karena berpandangan bahwa mendapatkan visa ke Amerika Serikat sulit.

“Visa ke Amerika Serikat tidak sesulit yang banyak dibayangkan. Sebesar 96 persen permintaan diterima dan beres dalam tiga hari,” kata Blake Jr.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengadakan US Graduate School Fair 2015, pameran pendidikan tinggi tingkat pascasarjana di Amerika Serikat.

Pameran ini mengikutsertakan sejumlah universitas ternama di Amerika Serikat, di antaranya Harvard University, Yale University, Columbia University, dan lain-lain, yang dipilih oleh Pemerintah Indonesia sebagai universitas tujuan untuk penerima beasiswa program LPDP.

Direktur Utama LPDP, Eko Prasetyo, mengatakan, penerima beasiswa pendidikan dengan tujuan AS masih sedikit.

“Jumlah penerima beasiswa ke Amerika Serikat kurang dari 150 orang, dan itu kurang dari cukup. Di Inggris saja 700 orang dan Belanda 300 orang,” kata dia.

Dia menargetkan dapat tembus ke angka 200 pada akhir tahun ini, dari total 3.000 penerima beasiswa LPDP tiap tahun.

edukasi antara

Related Sites

OK